Pesepakbola Yang Tersandung Kasus Narkoba

Pesepakbola Yang Tersandung Kasus Narkoba

Pesepakbola Yang Tersandung Kasus Narkoba – mewah menjadi bagian dari sebagian besar pesepakbola Eropa. Kehidupan glamor dan hingar bingar dunia malam tidak terlepas dari gaya hidup mereka. Tidak sedikit dari para pesepak bola yang mengambil langkah salah dalam pergaulannya sehari-hari.

Baca Juga : bayer 04 leverkusen tarik pemain fifa

Beberapa nama pesepak bola dunia bahkan sempat tenggelam dalam pengaruh buruk narkotika, zat, dan obat-obatan terlarang. Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), berikut deretan pesepakbola yang pernah tersangkut masalah obat-obatan terlarang.

Pesepakbola Yang Tersandung Kasus Narkoba

Daftar Pemain Bola Berkasus Narkoba

Edgar Davids

Edgar Davids dikenal dengan gaya-nya yang nyentrik di lapangan. Bersama Juventus, penggawa asal Belanda itu telah berhasil mendulang prestasi bersama Juventus. Namun, siapa sangka, Davids ternyata pernah tersandung kasus obat-obatan terlarang.

Pemain keturunan Suriname ini tertangkap memakai anabolic steroid nandrolone. Davids akhirnya diskors selama 4 bulan, setelah sebelumnya David diancam hukuman 2 tahun.

Josep Guardiola

Josep Guardiola dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses saat ini. Akan tetapi, ternyata saat masih aktif bermain, kariernya pernah hancur akibat Narkoba. Eks pelatih Bayern Munich itu pernah tersangkut narkoba saat masih membela tim asal Italia, Brescia.

Manajer Manchester City ini divonis positif doping pada 4 November 2001, karena positif steroid nandrolone. Namun, dia dinyatakan bersih dari segala tuduhan dalam sidang banding.

Diego Maradona

Siapa yang tidak kenal Diego Maradona. Salah satu legenda hidup sepakbola itu telah memiliki berbagai gelar baik individu ataupun untuk tim yang dibelanya. Trofi Piala Dunia 1986 menjadi salah satu titik tertinggi Maradona bersama Timnas Argentina.

Perlu diketahui, kecerlangan karier sepakbola Maradona ternyata pernah rusak karena narkoba. Dia pernah tertangkap menggunakan kokain di Barcelona. Legenda Argentina itu akhirnya dijatuhi hukuman 15 bulan dan denda sebesar 70.000 dolar AS pada 1991. Akibatnya, di juga dicekal pada Piala Dunia 1994 lantaran kasus tersebut.

Olympiacos Piraeus Tak Inginkan Kevin Mirallas Di Musim Depan

Kevin Mirallas Tak diinginkan Olympiacos 2018

Jawara Superleague Yunani musim lalu yaitu Olympiacos Piraeus, disinyalir tak memiliki rencana untuk mempermanenkan mantan pemain mereka yang kini membela mereka yaitu Kevin Mirallas. Hal ini diungkapkan oleh media asal Belgia yaitu Voetbal Belgie yang mengungkapkan adanya kemungkinan yang besar untuk sang pemain kembali membela Everton dimusim panas mendatang.

Kevin Mirallas Tak diinginkan Olympiacos 2018
Kevin Mirallas Tak diinginkan Olympiacos 2018

Mirallas merupakan pemain jebolan dari Standard Liège yang kemudian memulai karirnya di Lille, Prancis. Ia pun perlahan mulai dimainkan ditim utama, namun ia kemudian beralih menuju rivalnya yaitu Saint Etienne pada musim panas 2008.

ia terbilang gagal dalam menjalankan tugas di klub barunya, karena dalam 69 pertandingan yang melibatkannya disemua kompetisi selama dua musim, ia hanya mengantongi limga gol saja. Tentu sebagai pemain lini depan, hal itu sangat tidak memuaskan pemiliknya.

Pada musim panas 2010, raksasa sepak bola Yunani yaitu Olympiakos Piraeus mencoba mencicipi kemampuannya dengan meminjamnya selama semusim. Hasilnya cukup mengejutkan dimana saat ituia mencetak 14 gol dan memberikan lima assist, dalam 33 pertandingan yang melibatkannya disemua kompetisi. Hal ini membuatnya dipermanenkan menuju tim utama. Dimusim keduanya, ia pun menghasilkan 20 gol dan delapan assist dalam 38 keterlibatannya di semua kompetisi.

Everton pun akhirnya membawa Mirallas ke Premier League pada musim panas 2012, dengan tebusan 6 juta poundsterling. Sayang performanya tak sebaik di klub sebelumnya. Bahkan hingga akhir 2017 lalu, ia hanya mencetak 38 kali dari 186 pertandingan yang melibatkannya disemua kompetisi. Ini berrti ia perlu tiga kali lipat jumah pertandingan untuk menyamakan jumlah golnya saat di Yunani.

Ia pun kembali dipinjamkan menuju mantan klubnya yaitu Olympiakos pada Januari kemarin. Dan hasilnya hingga kini sang pemain belum bisa mendapatkan performa yang sama seperti yang sebelumnya. Tercatat ia hanya mencetak dua gol dari 11 pertandingan di Yunani. Hal ini membuat klub tersebut tidak berencana untuk mempermanenkan kembali pemain sayap Everton di musim panas mendatang.

Kevin Mirallas semakin terpuruk bersama Everton
Kevin Mirallas semakin terpuruk bersama Everton

Hal ini kemungkinan besar akan menyulitkan karirnya di masa depan. Pasalnya Mirallas kurang disukai lagi di Goodison Park dengan masalah yang dihadapinya belakangan. Apalagi ditengah pertama musim ini, ia hanya dimainkan lima kali saja. Namun sepertinya ia harus meningkatkan performanya bagaimanapun caranya, karena ia akan bergabung kembali dengan klubnya untuk pra-musim pada bulan Juli.

Dengan profile Kevin Mirallas diawal karirnya, diprediksi akan ada klub yang bersedia menggunakan jasanya jika harganya terjangkau. Bahkan ada spekulasi bahwa masih ada klub di Belgia masih mau memanggilnya pulang kerumah dan tak Olympiacos Piraeus benar-benar tak tak memiliki rencana untuk mempermanenkan mantan pemainnya.