Pembangunan Stadion Baru AS Roma Ancam Habitat Ampibi

AS Roma, Stadion della Roma, Liga Italia

Keinginan AS Roma untuk memiliki Stadio sendiri akan sudah di depan mata. Sebagai tim Serie A, AS Roma tak ingin ketinggalan seperti Juventus. Impian mereka adalah memiliki stadion sendiri, akan tetapi kendala demi kendala harus mereka hadapi dikarenakan proses pembangunan stadion baru tersebut penuh dengan kontroversi.

Pembangunan stadion baru AS Roma itu akan berlokasi di kawasan Tor di Valle, berada di tepi Sungai Tiber. Venue yang akan dibangin Giallorossi itu akan diberikan nama Stadion della Roma. Pada Febuari 2017 kemarin, pemerintah kota Roma telah memberikan izin pembangunan stadion baru AS Roma tersebut.

Dengan kapasitas yang cukup besar yakni mencapai 74.000 penonton dalam beberapa bulan terakhir tengah disusun langkah untuk segera memulai pembangunan stadion megah tersebut. Klub dan para supporter telah menanti-nanti pembangunan stadion yang akan memakan waktu tidak sebentar dengan biaya yang sangat besar.

Beberapa masalah harus dihadapi dalam pembangunan stadion tersebut, pasalnya ada penolakan dari beberapa kelompok yang tidak menyukai pembangunan stadion tersebut yang akan segera didirian di tepi sungau Tiber.

Alasan penolakan oleh sekelompok yang menolak pembangunan tersebut dikarenakan memprotes tata letak stadion yang dinilai akan mengancam habitat hewan sekitar, kelompok pecinta lingkungan mengungapkan pembangunan itu akan menggangu khususnya hewat ampibi seperti katak atau kodok.

Penolakan itu bukan sekedar hanya peringatan saja, namun ancaman aksi lebih besar akan dilakukan jika tetap dilakukanya pembangunan. Kelompok tersebut ternyata juga siap melakukan penghadangan atas proyek yang segera dikerjakan bila mana imbauan mereka tidak didengar. Aksi penolakan ini tentu saja menghambat proses pembangunan stadion baru milik AS Roma yang seharusnya bisa segera dikerjakan.

“Kami akan mengajukan tuntutan untuk menjegal proyek tersebut jika rencana pembangunan stadion AS Roma yang telah mengabaikan habitat ampibi, terutara kodok atau katak. Aksi kami akan terus berjalan jika imbauan kami tidak diperhatikan,” Ungkap pernyataan kelompok itu seperti dikutp Football Italia.

Aksi ini tentu saja juga telah diprotes oleh beberapa supporter AS Roma karena terhambatnya waktu pembangunan, tidak sedikit juga yang mendukung aksi tersebut karena dinilai telah merusak lingkungan hewan sekitar.

Pemain Buangan Inter Milan Dilirik AS Roma

Stevan Jovetic, Inter Milan, AS Roma, Bursa Transfer, Liga Italia

Striker Inter Milan, Stevan Jovetic kini nasibnya belum jelas. Hingga kini, masa depan pemain Inter Milan tersebut masih gonjang-ganjing dengan status pemain pinjaman. Inter Milan sebelumnya telah meminjamkan kepada Sevilla sejak Januari lalu.
Pasalnya Inter telah membuat penawaran kepada Sevilla untuk segera memanenkan pemain tersebut. Namun sayang, Sevilla tidak sanggup untuk menebus agar mempernanenkan pemain itu dengan harga senilai 14 juta Euro atau setara dengan Rp 210 Milyar yang sebagaimana diminta oleh Inter.

Nasib yang membuat striker Inter Milan itu tak jelas akan ke arah mana, rupanya telah dilihat oleh klub AS Roma. Bahkan kabar terbaru menyebutkan, tim besutan dengan pelatih baru Eusebio Di Francesco itu mulai mempertimbangkan mengaet Stevan Jovetic untuk menambah ketajaman lini depan mereka musim depan.

Mantan striker Fiorentina dan Manchester City itu dianggap mempunyai kemampuan dan peforma yang cukup baik untuk mengisi lini depan AS Roma. Terlebih Ia dianggap mempunyai kapasitas yang mumpuni untuk diduetkan atau menjadi pelapis Edin Dzeko. Kemampuan itu dinilai bisa dimanfaatkan AS Roma untuk laga musim depan yang akan menjadi pertandingan sengit untuk memperebutkan gelar kejuaraan.

Menurut laporan dari Sky Italia, Monchi selaku Direktur Olahraga AS Roma mengungkapkan bahwa yang membawa Joventus ke Sevilla di bulan Januari, diyakini sebagai sosok yang ingin merekrut penyerang Inter Milan itu ke AS Roma.Untuk kali kedua Monchi mengaet pemain berusia 27 tersebut agar bisa bermain di tim asuhan Di Francesco.

Saat pemain tersebut membela Fiorentina, nama Stevan Jovetic melambung tinggi pada musim 2008 hingga 2013. Kemampuan permainanya dan tampil lincah serta ketajamanya itu membuat klub top Inggris Manchester City tergiur untuk membawa Jovetic, karena sudah tidak sabaran untuk mengaet pemain tersebut. Citu rela mengelontorkan pemain itu dari Fiorentina dengan membayar senilai 23 juta Euro atau setara dengan Rp 390 Milyar pada musim panas 2013.

Namun sangat disayangkan, saat bermain di Liga Inggris, justru permainan striker International Montenegro itu kian merosot. Ia tampil cukup buruk dan pada akhirnya kembali ke Italia, bergabung dengan Inter Milan pada musim 2015 dengan status sebagai pemain pinjaman.

Saat bermain di Sevilla, Jovetic hanya mampu menyumbang 7 gol dan 5 assist dalam 24 penampilan di seluruh kompetisi selama enam bulan masa peminjamanya. Kini, nasib striker Inter Milan tersebut tidak jelas. Akan tetapi, AS Roma siap menampung pemain tersebut agar bisa bermain di bawah asuhan Di Francesco.

Selangkah Lagi AS Roma Dapatkan Gelandang Lyon

AS Roma, Maxime Gonalons, Olympique Lyonnais, Bursa Trasnfer, Liga Italia

Gelandang Olympique Lyon, Maxime Gonalons telah menjadi incaran AS Roma pada bursa transfer musim panas ini. Bahkan dikabarkan, proses yang tengah dilakukan sudah mencapai kesepakatan antara kedua pihak. Tinggal selangkah lagi skuat asuhan Eusebio Di Francesco mendapatkan Gonalons untuk memperkuat timnya musim depan.

Pemain tengah Maxime Gonalons digadang-gadang menjadi pemain andalan AS Roma. Diperkirakan gelandang Lyon itu segera resmi menjadi pemain Roma awal pekan depan. Agen Gonalons, Frederic Guerra mengungkapkan klienya memang segera bergabung dengan AS Roma.

Ia menuturkan, peresmian Gonalons segera diumumkan oleh Roma. Pasalnya tim asuhan Di Francesco itu telah mencapai kesepakatan dengan Omlpique Lyon. Gelandang Lyon itu akan segera berseragam Roma awal pekan depan.

“Kesepakatan antara Lyon dan AS Roma sudah tercapai. Soal nilai transfer diperkirakan sekitar lima juta Euro, saya bisa memastikan soal transfer Gonalons semuanya sudah beres,” Ungkap agen Gonalons, Frederic Guerra kepada LaRoma24.it.

“Gonalons akan segera bergabung dengan AS Roma dengan meneken kontrak selama empat tahun. Seharusnya kami tiba di ibukota Italia pada hari Minggu dan menjalani tes medis klien saya pada keesokan harinya yang dilakukan hari Senin,” Ungkap Guerra menambahkan.

Sebelumnya, AS Roma memang telah melepas pemain gelandang asal Argentina Leandro Paredes ke klub Russia Zenit St Petersburg. Kehadiran Gonalos tak lain untuk mengisi dan menggantikan posisi dari Paredes di Roma. Menurut Roma, peforma yang dimiliki oleh Gonalons lebih baik dari pada Leandro Paredes.

Bersama dengan AS Roma, Maxime Gonalons akan meneken kontraknya selama empat tahun. Ia akan menjalani serangkaian tes medis sebelum peresmian sebagai pemain AS Roma pada hari Senin mendatang. Sang manajer AS Roma, Di Francesco berharap kehadiran Gonalons mampu memberikan dampak positif dan bisa memberikan kontribusi dalam mencapai kemenangan di berbagai kompetisi musim depan.

Agen Maxime Gonalons berharap, klienya bisa nyaman bersama AS Roma musim depan sehingga kualitas permainanya bisa meningkat dan mampu membawa timnya memenangkan pertandingan dan bisa meraih trofi kejuaraan di berbagai kompetisi.