Kiper Legendaris Italia : Kemampuan Donnarumma Masih Kalah Jauh Dengan Buffon

AC Milan, Gianluigi Donnarumma, Gianluigi Buffon, Juventus, Dino Zoff, Liga Italia

Menurut kiper legendaris Italia, Dino Zoff menilai untuk bersaing dengan kiper legenda sekelas Gianluigi Buffon. Kemampuan yang dimiliki oleh kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma masih jauh dari rata-rata. Kemampuan Buffon dalam sisi pertahanan, kelihaian kaki dan penangkapan bola masih jauh lebih baik dari pada Donnarumma.

Namun, bukan berarti Donnarumma tak bisa menyaingi Buffon. Zoff menilai, untuk bisa menyamai peforma yang dimiliki Buffon. Masih butuh belajar lebih banyak lagi dan dengan usia yang terbilang masih sangat muda. Donnarumma mempunyai banyak waktu untuk terus berlatih dan bisa memiliki pengalaman lebih banyak.

“Untuk bermain bersama Juventus, Saya menilai Donnarumma masih belum cocok untuk saat ini. Namun, mungkin saja masa yang akan datang dia bisa bermain dengan Juventus untuk menggantikan posisi Buffon, ” Ungkap Dino Zoff.

“Kemampuan yang dimiliki Donnarumma sebenarnya masih belum bisa dikatakan sangat bagus. Dia harus bisa memahami bahwa dengan usianya yang masih muda, kehidupanya masih panjang untuk bermain bersama Barcelona, Real Madrid, Juventus atau pun klub yang Ia Sukai. Namun, Ia juga harus bisa mengukur kemampuanya untuk bermain bersama klub yang disukainya itu,” Ungkap Zoff menambahkan.

Pihak manajemen I Rossoneri telah mengajukan kontrak baru kepada Gianluigi Donnarumma karena akan segera habis pada Juni 2018. Namun, kiper muda AC Milan yang kini berusia 18 tahun itu menolak perpanjangan kontrak tersebut. Kiper tersebut masih ragu untuk meneruskan karirnya bersama Milan musim depan. Bahkan dikabarkan, Ia ingin mengejar trofi kejuaraan bersama klub lain yang berkesempatan lebih besar.

“Usia yang dimiliki Kiper tersebut masih sangat muda. Justru pada usia itu, Ia seharusnya tidak perlu terburu-buru untuk hal apapun. Dia harus menyadari bahwa usianya baru 18 tahun dan itu asset yang besar. Ia bisa memiliki lebih banyak pengalaman dan terus berlatih agar bisa menjadi pemain professional.”

“Donnarumma harus lebih bersabar dalam karirnya untuk menentukan masa depanya itu. Jika dia memiliki itu, segala sesuatunya akan baik-baik saja dan bisa dikontrol lebih baik. Kadang pada pemain yang sudah berusia 25 hingga 30 tahun. Anda terpaksa segera mengambil keputusan karena menghitung waktu yang tersisa dalam karirnya,” Ungkap Dino Zoff mengakhiri.

Gianluigi Buffon rencananya akan segera pensiun pada musim panas 2018. Hak itu membuat Juventus dikabarkan akan membidik Donnarumma untuk mengantikan posisi Buffon. Kiper timnas Italia U-21 itu kini tengah menjadi incaran sejumlah klub besar seperti MU dan Real Madrid.

Donnarumma Akan Bertemu dengan Petinggi AC Milan

Gianluigi Donnarumma, AC Milan, Bursa Transfer, Liga Italia

Agen Mino Raiola akan terus bersama dan bekerja untuk penjaga gawang AC Milan, Gianluigi Donnarumma. Kabar perpisahan antara Donnarumma dan sang agen, Mino Raiola ditepis oleh penjaga gawang muda AC Milan tersebut bahkan Ia menuturkan dirinya tidak ingin berpisah dari sang agen Raiola.

Donnarumma mengungkap Raiola akan terus bekerja untuk dirinya, walau berbagai media Italia sebelumnya mengabarkan rencana Donnarumma memberhentikan sang agen Mino Raiola dan memperpanjang kontrak bersama AC Milan.

Melalui media sosial Donnarumma, penjaga gawang yang baru berusia 18 tahun itu menepis kabar perpisahanya dengan menulis di akun twitternya ‘#Raiola #Donnarumma kemarin, hari ini dan esok’. Penulisan yang dilakukan Donnarumma menurutnya untuk mengklarifikasi rumor yang menurutnya tidak benar terkait perpisahan dirinya dengan Raiola selaku agen pemain tersebut.

Pernyataan yang dilontarkan oleh Donnarumma sempat membuat heboh dunia maya. Pasalnya, pernyataan tersebut membuat spekulasi yang membuat publik yakin dia tidak akan terus bersama dengan I Rossoneri dan tak bakal menambah durasi dengan AC Milan yang berakhir pada 2018.

Namun, spekulasi tersebut ternyata tidak benar. Donnarumma mengutarakan perasaanya melalui akun media sosial Instagram yang berisikan rasa kecintaanya kepada timnya AC Milan dan para fans setia yang telah medukungnya. Pemain Timnas Italia pada Piala Eropa U-21 tersebut juga berjanji akan bertemu dengan petinggi klub.

“Usai pertandingan ini(Timnas U-21 Italia), saya akan membicarakan kontrak baru dengan AC Milan dan bertemu dengan para petinggi Milan bersama keluarga serta agen saya, Mino Raiola. Saya tidak akan tinggalkan klub yang saya cintai. Saya akan terus berusaha membela klub yang telah mencintai saya,” Ungkap kiper muda AC Milan, Gianluigi Donnarumma.

Kabar gonjang-ganjing tersebut memang terus melekat pada diri Donnarumma sebab hingga kini Donnarumma serta sang agen, Mino Raiola belum membuat keputusan untuk memperpanjang kontrak bersama Rossoneri. Hal tersebut membuat controversial dan Ia di cap sebagai pengkhianat klub, beberapa pihak juga menilai hal itu disebabkan oleh agen Raiola yang telah mempengaruhi penjaga gawang muda Milan tersebut untuk tidak perpanjang kontraknya dengan Milan.

Dicap Mata Duitan Oleh Netizen,Ranieri : Donnarumma Hanya Ingin Raih Trofi

Gianluigi Donnarumma, AC Milan, Real Madrid, Liga Italia

Kiper muda AC Milan, Gianluigi Donnarumma memang terus menjadi incaran caci maki para netizen karena ketidaktegasan Donnarumma terkait kontraknya dengan Milan. Belakangan ini, Donnarumma memang diplesetkan namanya oleh para fans AC Milan dengan sebutan menjadi Dollarumma alias mata duitan.

Donnarumma sempat membuat pernyataan untuk membantah soal rumor tersebut. Dirinya tidak terima jika dicap sebagai mata duitan, Ia menuturkan dirinya hanya ingin meraih trofi. Bahkan Eks manajer Leicester City, Claudio Ranieri tidak sependapat soal tudingan yang membuat nama Donnarumma diganti menjadi Dollarumma atau mata duitan. Julukan tersebut dinilai tidak pantas jika ditunjukan ke Donnarumma.

Alasan para netizens yang kebanyakan dari para supporter AC Milan menjuluki Donnarumma adalah pemain mata duitan lantaran kiper muda AC Milan tersebut menolak perpanjangan kontraknya yang telah diajukan oleh pihak manajemen skuat asuhan Vicenzo Montella tersebut.

Menurut Ranieri, perginya Donnarumma dari AC Milan bukan karena semata-semata hanya uang. Ia menilai, Donnarumma berkeinginan untuk meraih trofi jika pindah dengan klub lain. Ia ingin mendapatkan kesempatan mengejar trofi kemenangan. Terlebih saat pemain tersebut dikait-kaitkan dengan klub raksasa Real Madrid.

Dia meyakini, jika penjaga gawang AC Milan itu memang bergabung dengan tim asuhan Zinedine Zidane. Ia hanya ingin mengejar trofi. Namun, netizen dan para supporter AC Milan sudah terlanjur geram melihat tindakan yang dilakukan oleh Donnarumma serta agen kiper Milan tersebut yang menilai tidak ingin melanjutkan karirnya dengan Milan.

“Andaikan dia memang sudah tidak bersama AC Milan, dan misalnya pindah dengan klub Real Madrid. Kemungkinan dia bisa meraih trofi kejuaraan dua atau tiga trofi Liga Champions dalam 10 tahun. Itu mungkin yang telah dipikirkan oleh Donnarumma soal karirnya kedepan akan seperti apa,” Ungkap Eks manajer Leicester City, Claudio Ranieri.

Keraguan Donnarumma jika terus bersama AC Milan seharusnya bisa dimaklumi. Akan tetapi, banyak para supporter AC Milan yang tak bisa menerima jika Donnarumma harus meninggalkan tim kesayangan mereka.

“Andai Donnarumma memang tidak jadi tinggalkan dan Ia memutuskan untuk bertahan di AC Milan. Itu berarti Ia sangat mencintai klub tersebut,” Ungkap Rainieri mengakhiri.